Langsung ke konten utama

untuk kalian :D

sekilas ku kira liburan di jambi tidak akan berkesan seperti biasa . tapi ternyata aku salah, ini adalah liburan yang tak akan pernah kulupakan . sebelumnya aku mau ngucapin banyak2 trima kasih kepada teman2ku yang sudah repot2 menemaniku setiap saat . terutama aku banyak berterima kasih kepada andre, ganto, jawo dan dini . hehe you're the best guys :D oya dan tak lupa MOBIL BUSER nya andre hehehe . tanpa mobil itu kita bukan apa2 :p


saat menyebalkan ketika aku pulang untuk menemui kalian semua tapi malah ditinggal . betapa kecewanya diri ini . tapi ketika aku merasa terjatuh kalian datang memberi harapan untuk menjadi lebih baik . hari2 pun ku lewati dengan senyuman . banyak kegiatan yang kita lakukan bersama walaupun semuanya monoton tapi aku merasa sangat berwarna dengan kehadiran kalian .


banyak hal yang tidak bisa kulupakan, mulai dari naik mobil busernya andre trus kita ngerjain bencong walaupun akhirnya di marahin --" sampai antar jemput dini yang rumahnya jauh kaya tempat jin buang anak . hehe tapi semua ga terasa karna aku bersama kalian :D


tapi semua segera berakhir karna aku harus kembali ke jakarta untuk kuliah . sungguh sangat berat meninggalkan mereka karna aku sudah terbiasa dengan mereka . saat berpisah pun aku tak bisa berpaling dari mereka :'( terima kasih semua . jujur aku merasa sangat kehilangan tapi aku yakin bakal bisa ketemu kalian lagi setidaknya 3 bulan lagi :D


terima kasih banyak yaa !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DEFINISI KEPEMIMPINAN

Apakah kepemimpinan itu? Berbagai definisi telah disusun oleh banyak ahli, namun pada umumnya hanya terbagi menjadi 2 (dua) bagian saja, yaitu yang memandang kepemimpinan sebagai PROSES dan kepemimpinan sebagai SENI. 1. Kepemimpinan sebagai PROSES (a) Kepemimpinan adalah “suatu proses yang kompleks dimana seseorang mempengaruhi orang-orang lain untuk menunaikan suatu misi, tugas, atau tujuan dan mengarahkan organisasi yang membuatnya lebih kohesif dan koheren." Mereka yang memegang jabatan sebagai pemimpin menerapkan seluruh atribut kepemimpinannya (keyakinan, nilai-nilai, etika, karakter, pengetahuan, dan ketrampilan). Jadi seorang pemimpin berbeda dari majikan, dan berbeda dari manajer. Seorang pemimpin menjadikan orang-orang ingin mencapai tujuan dan sasaran yang tinggi, sedangkan seorang majikan menyuruh orang-orang untuk menunaikan suatu tugas atau mencapai tujuan. Seorang pemimpin melakukan hal-hal yang benar, sedangkan seorang manajer melakukan hal-hal dengan benar  (...

Peraturan dan Regulasi dalam Bidang IT

Hal-hal mengenai UU No.19 Tahun 2002 diantaranya: Hak Cipta: hak khusus bagi pencipta maupun penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya maupun memberi izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan ? pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemegang Hak Cipta: adalah Pencipta sebagai Pemilik Hak Cipta, atau pihak yang menerima hak tersebut dari Pencipta, atau pihak lain yang menerima lebih lanjut hak dari pihak yang menerima hak tersebut. Lisensi: adalah izin yang diberikan oleh Pemegang Hak Cipta atau Pemegang Hak Terkait kepada pihak lain untuk mengumumkan dan/atau memperbanyak Ciptaannya atau produk Hak Terkaitnya dengan persyaratan tertentu.   Lingkup Hak Cipta a. Ciptaan yang dilindungi Pasal 12 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta menetapkan secara rinci ciptaan yang dapat dilindungi, yaitu: buku, program komputer, pamflet, perwajahan (lay out) karya tulis yang diterbitkan, dan semua...

Perbedaan Kekuasaan dan Wewenang

Kekuasaan memegang peranan penting dalam pembentukan strata sosial seseorang. Semakin tinggu jabatan seseorang dalam organisasi, pengaruhnya akan semakin besar dan secara otomatis kekuasaannya semakin meluas sehingga strata sosialnya semakin naik. Berikut beberapa definisi kekuasaan menurut para ahli : - Dahl (1957) menyatakan bahwa ”A memiliki kekuasaan atas B sehingga A dapat meminta B melakukan sesuatu yang tanpa kekuasaan A tersebut tidak akan dilakukan B”. Definisi ini menyempitkan konsep kekuasaan, juga menuntut seseorang untuk mengenali jenis-jenis perilaku khusus.  - Riker (1964) berpendapat bahwa perbedaan dalam kekuasaan benar-benar didasarkan pada perbedaan kausalitas (sebab-akibat). Kekuasaan adalah kemampuan untuk menggunakan pengaruh, sedangkan alasan adalah penggunaan pengaruh yang sebenarnya.   - Russel (1983) menyatakan bahwa power (kekuasaan) adalah konsep dasar dalam ilmu sosial. Kekuasaan penting dalam kehidupan organisasi, dan bahwa kekuasaan dalam...